Wabup Djira K Pimpin Upacara Hari Pahlawan di Morowali Utara: “Pahlawanku, Teladanku!”

Oplus_131072

Morowali Utara , Suasana khidmat menyelimuti Pelataran Kantor Bupati Morowali Utara saat upacara peringatan Hari Pahlawan, Senin (10/11/2025) pagi. Upacara ini menjadi momentum penting bagi seluruh peserta untuk mengenang jasa para pejuang bangsa sekaligus menyalakan kembali semangat perjuangan di era modern.

Wakil Bupati Morowali Utara, H. Djira K, S.Pd, M.Pd, bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, beliau membacakan pesan Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, yang menegaskan pentingnya meneladani nilai-nilai luhur para pahlawan dan mengaplikasikannya dalam konteks perjuangan masa kini.

Para pahlawan bukan sekadar nama dalam buku sejarah, mereka adalah cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan. Nilai-nilai inilah yang harus terus hidup dalam diri kita,” ujar Wabup Djira.

Dalam amanat Mensos yang dibacakan, terdapat tiga nilai utama yang perlu terus diteladani oleh seluruh anak bangsa:

1. Kesabaran Para Pahlawan
Para pejuang menunjukkan kesabaran dalam menempuh ilmu, menyusun strategi, dan membangun kebersamaan di tengah keterbatasan.

Dari kesabaran itulah lahir kemenangan. Kemerdekaan ditempa oleh waktu dan keikhlasan, bukan diraih dengan tergesa-gesa.”

2. Semangat Mengutamakan Kepentingan Bangsa
Seusai kemerdekaan, para pahlawan tidak berebut jabatan, melainkan kembali ke rakyat untuk membangun dan mengajar.

Kehormatan sejati bukan pada posisi yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang ditinggalkannya.”

3. Pandangan Jauh ke Depan
Para pahlawan berjuang bukan hanya untuk diri sendiri, melainkan untuk generasi penerus.

“Perjuangan mereka adalah ibadah. Generasi hari ini wajib melanjutkannya dengan semangat pantang menyerah dan visi jauh ke depan.”


Dalam refleksinya, Wabup Djira menegaskan bahwa bentuk perjuangan masa kini telah berubah, namun semangatnya tetap sama.

“Kita tak lagi berjuang dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian. Semangat membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tak ada anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan, itulah perjuangan hari ini,” ujarnya.


Wabup juga menyebut semangat perjuangan ini sejalan dengan Hasta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan penguatan ketahanan nasional, pendidikan, keadilan sosial, serta pembangunan manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berbudaya.

Mengakhiri amanatnya, Wabup Djira menyerukan komitmen bersama untuk menjaga api perjuangan agar tak pernah padam.

“Kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tetap menyala, dengan bekerja, bergerak, dan berdampak. Pahlawanku, Teladanku. Terus bergerak, melanjutkan perjuangan!” pungkasnya.

Usai upacara di lapangan, rangkaian peringatan dilanjutkan dengan Upacara Tabur Bunga di Pelabuhan Kolonodale, dengan Kapolres Morowali Utara AKBP Reza Khomeini, S.I.K bertindak sebagai inspektur upacara.
Dalam suasana haru, bunga-bunga ditebar ke laut sebagai simbol penghormatan dan doa bagi para pahlawan yang gugur di medan juang.

“Setiap kelopak bunga yang jatuh ke laut adalah doa untuk mereka yang telah memberi segalanya bagi negeri ini,” ujar Kapolres Reza.
“Tugas kita hari ini adalah melanjutkan perjuangan mereka dengan menjaga keamanan, kedamaian, dan persatuan bangsa.”

Upacara Hari Pahlawan di Morowali Utara ini dihadiri oleh seluruh unsur Forkopimda, para Kepala OPD, pimpinan dan anggota TNI-Polri, serta ASN dan pelajar.
Semangat kebersamaan dan rasa cinta tanah air terasa menyelimuti seluruh rangkaian acara, menegaskan pesan bahwa semangat kepahlawanan tidak pernah lekang oleh waktu.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *