DPRD Morut Telisik Usulan Tambahan Anggaran MPP dalam Rapat Lanjutan Banggar

Morowali Utara, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Morowali Utara kembali menggelar rapat lanjutan pembahasan Badan Anggaran (Banggar) pada Kamis, 27 November 2025, mulai pukul 09.00 WITA. Rapat dipimpin Ketua DPRD Morut, Warda Dg Mamala, SE, didampingi Wakil Ketua II, H. Ambo Mai. Hadir pula para anggota Banggar dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai agenda pembahasan hari itu.

Beberapa OPD yang dijadwalkan mengikuti rapat hari ini meliputi Dinas Perikanan, Disdukcapil, DPMPTSP, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Bagian Kesra, serta Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Daerah.

Namun perhatian publik kembali tersita pada dokumen Telaahan Staf milik Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Setelah Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) menelan anggaran Rp9,3 miliar pada APBD 2024, dinas ini kembali mengusulkan tambahan anggaran Rp2,01 miliar untuk melengkapi sarana operasional gedung tersebut.

Usulan tambahan ini memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat, terutama karena kondisi pengetatan anggaran yang menuntut setiap OPD lebih selektif dan proporsional dalam perencanaan belanja.

Banggar DPRD menilai pembahasan ini perlu dilakukan secara mendalam agar alokasi tambahan anggaran benar-benar mencerminkan kebutuhan yang mendesak dan menghasilkan manfaat langsung bagi masyarakat, bukan sekadar menjadi beban fiskal tanpa urgensi jelas.

Hingga berita ini disusun, rapat Banggar masih berlangsung dengan fokus menelaah setiap rincian usulan anggaran. Keputusan yang diambil diharapkan menjadi pijakan kuat bagi penyusunan APBD 2026 yang lebih efektif dan tepat sasaran.**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *