MAKASSAR, Kelompok Abon Melati dari Desa Kolo Atas, Kecamatan Mamosalato, berhasil meraih predikat sebagai kelompok terbaik pada pelatihan peningkatan keterampilan olahan bakery, pastry, dan cooking class program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Morowali Utara tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan pada acara penutupan pelatihan yang digelar di kampus Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar, Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Selasa sore (9/12/2025).
Pelatihan berlangsung sejak 6–10 Desember 2025 dan diselenggarakan oleh Yayasan Pusat Inspirasi Milenial bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Morowali Utara.
Penutupan Pelatihan oleh Dinas PMD Morut
Sekretaris Dinas PMD Morowali Utara, Charles N. Toha, S.Sos., M.Si, secara resmi menutup kegiatan tersebut didampingi instruktur pelatihan, Mursidin, yang mewakili pimpinan Poltekpar Makassar.
Dalam sambutannya, Charles menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh instruktur yang telah membimbing peserta dengan sabar dan profesional.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Politeknik Pariwisata Makassar dan Yayasan Pusat Inspirasi Milenial yang telah menjadi mitra strategis dalam pelaksanaan kegiatan ini,” ujarnya.
ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan ilmu yang telah diperoleh para peserta. Jadikan pelatihan ini sebagai langkah awal untuk membangun usaha, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” kata Charles.
Menurutnya, pelatihan ini bukan sekadar belajar memasak dan membuat kue, tetapi bagian dari upaya penguatan SDM desa untuk mendorong lahirnya wirausaha baru yang kreatif, produktif, dan berdaya saing.
Acara penutupan diakhiri dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh kelompok peserta.
Pelatihan Pendamping BKK Juga Resmi Ditutup Secara bersamaan, pelatihan peningkatan kapasitas SDM tenaga pendamping BKK yang berlangsung beberapa hari di Hotel M-Regency Makassar juga telah ditutup resmi oleh Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pembinaan Masyarakat Desa, Fadlun, SE.
Semua peserta mendapatkan sertifikat. Tenaga pendamping BKK dinilai memiliki peranan strategis dalam memberikan asistensi yang tepat dan terukur kepada kelompok penerima manfaat di desa.
Sementara itu, satu kelompok lainnya, yakni pelatihan menjahit, masih akan melanjutkan kegiatan hingga satu minggu ke depan.***
Kelompok Abon Melati Desa Kolo Atas Terbaik pada Pelatihan Olahan Bakery dan Pastry BKK Morowali Utara 2025






