Morowali Utara Junaedi, pemilik CV Laju Kembang Roda, menunjukkan .komitmennya dalam pengelolaan limbah dengan mengolah ban bekas dump truck (DT) 10 roda menjadi produk bernilai ekonomis, termasuk bahan bakar minyak jenis biosolar. Usaha ini berlokasi di Kelurahan Kolonodale, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara.Sabtu, (11/4/2026)
Junaedi menjelaskan, proses pengolahan dimulai dari penyortiran bahan baku yang berasal dari limbah anorganik, khususnya ban bekas. Setelah disortir, limbah tersebut diolah melalui proses tertentu sehingga dapat dimanfaatkan kembali, baik menjadi produk layak pakai maupun diubah menjadi biosolar sebagai energi alternatif.
“Kami mengelola ban bekas ini untuk didaur ulang. Barang yang sudah tidak bisa dipakai, kami olah kembali agar bisa digunakan lagi,” ujarnya.
Menariknya, limbah ban mobil DT 10 roda yang sebelumnya tidak bernilai kini dapat diproses hingga mendekati kondisi baru. Selain memberikan dampak positif bagi lingkungan, usaha ini juga berkontribusi pada perekonomian lokal dengan menyerap sekitar enam tenaga kerja.
CV Laju Kembang Roda juga membuka peluang kerja sama dalam bidang pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan limbah, baik dengan sektor industri maupun pertambangan. Saat ini, perusahaan telah menjalin kerja sama dengan beberapa pihak, di antaranya PT UKK, PT Trinusa Grup, dan PT MBN.
Selain ban bekas, usaha ini turut mengelola berbagai jenis limbah lainnya yang masih memiliki potensi untuk didaur ulang. Produk hasil pengolahan dijual dengan harga bervariasi, tergantung ukuran, dengan kisaran mencapai Rp1 juta per unit.
Keberadaan CV Laju Kembang Roda diharapkan dapat menjadi solusi dalam pengelolaan limbah di daerah sekaligus mendorong pemanfaatan kembali bahan-bahan yang sebelumnya terbuang menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi tinggi.(**)
Limbah Jadi Berkah, CV Laju Kembang Roda Ubah Ban Bekas Jadi Produk Bernilai





