Morowali Utara, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali Utara (Morut) menggelar Rapat Paripurna ke-5 Masa Sidang I Tahun Sidang 2025–2026 dengan agenda penyampaian Bupati terhadap Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA–PPAS) Tahun Anggaran 2026. Rabu, 5 November 2025
Rapat berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Morowali Utara pada Rabu sore, pukul 16.00 WITA hingga selesai.
Rapat paripurna ini dihadiri oleh Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi, Sekretaris Daerah, serta 13 anggota DPRD Morowali Utara. Dalam sambutannya, Ketua DPRD Morut, Warda Dg Mamala, SE, menyoroti keterlambatan penyampaian rancangan KUA–PPAS yang seharusnya disampaikan pada pertengahan tahun sesuai ketentuan.
Memperhatikan ketentuan Pasal 90 Ayat (1) Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, kepala daerah menyampaikan rancangan KUA dan rancangan PPAS kepada DPRD paling lambat minggu kedua bulan Juli. Berdasarkan ketentuan tersebut, jelas bahwa kita mengalami keterlambatan yang cukup jauh dari jadwal yang diatur. Ini menjadi bahan evaluasi bersama di tahun-tahun berikutnya,” ujar Ketua DPRD Morut.
Sementara itu, Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi dalam pidatonya menegaskan bahwa penyusunan KUA–PPAS Tahun 2026 dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi daerah, proyeksi pendapatan, dan kebutuhan pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan.
Bupati juga menyebutkan adanya pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat yang berdampak pada seluruh daerah di Indonesia, termasuk Morowali Utara.
Meski menghadapi sejumlah tantangan fiskal, pemerintah daerah tetap berkomitmen menjaga arah pembangunan dengan menetapkan empat fokus utama pembangunan daerah tahun 2026, yaitu:
1. Peningkatan layanan publik, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar.
2. Penguatan ekonomi masyarakat, meliputi sektor pertanian, perkebunan, UMKM, dan investasi daerah.
3. Penanggulangan kemiskinan dan pengurangan kesenjangan antarwilayah.
4. Peningkatan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Bupati Delis juga menyoroti sejumlah capaian positif daerah dalam beberapa tahun terakhir, di antaranya pertumbuhan ekonomi tertinggi di wilayah Sulawesi serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang menunjukkan perbaikan kesejahteraan masyarakat dan penurunan kesenjangan sosial.
Menutup rapat paripurna, Ketua DPRD Morowali Utara menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya agenda penting tersebut.
“Alhamdulillah, selesai Paripurna KUA–PPAS,” ungkap Warda Dg Mamala singkat.
Dengan terselesaikannya rapat ini, diharapkan pembahasan lanjutan antara legislatif dan eksekutif dapat segera dilaksanakan guna memastikan efektivitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran daerah Tahun Anggaran 2026.***
Paripurna KUA–PPAS 2026 Morowali Utara Rampung Digelar






