Generasi Pulau Kera Bangkit Siswa dan Warga Tanam Pohon Waru Setiap Jumat untuk Selamatkan Lingkungan

Kabupaten Kupang Nusa tenggara Timur,-Pulau Kera Di tengah ancaman abrasi dan tekanan relokasi, masyarakat Pulau Kera kembali menunjukkan komitmen kuat menjaga tanah leluhur mereka. Pada Jumat pagi (21/11/2025)

siswa SMP dan MIN Filial Pulau Kera bersama warga kembali melaksanakan kegiatan penanaman pohon waru di sepanjang pesisir pulau.

Aksi penanaman yang digelar setiap hari Jumat ini telah menjadi simbol konsistensi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pohon waru dipilih karena dikenal mampu memperkuat struktur tanah pesisir dan menahan abrasi, sehingga diharapkan dapat menjadi benteng alami bagi Pulau Kera yang terus menghadapi tekanan kerusakan lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak terlihat bekerja dengan penuh antusias. Mereka menggali tanah, menanam bibit waru, dan menyiramnya bersama para orang tua dan pendamping. Barisan siswa yang berdiri rapi di pasir putih mencerminkan tumbuhnya kesadaran ekologis pada generasi muda Pulau Kera Kecamatan Semau Kabupaten Kupang Nusa tenggara Timu, sekaligus menunjukkan kecintaan mereka terhadap pulau tempat mereka dibesarkan.

“Ini bukan sekadar menanam pohon. Ini adalah tindakan nyata menjaga masa depan kami,” ujar salah satu pendamping kegiatan.

Melalui gerakan ini, masyarakat Pulau Kera ingin mengirim pesan kuat kepada publik dan pemangku kebijakan bahwa pulau tersebut hidup, dirawat, dan diperjuangkan. Penanaman pohon setiap Jumat bukan semata rutinitas, melainkan bentuk perlawanan bermartabat bahwa warga mampu menjaga lingkungan mereka sendiri tanpa harus direlokasi dari ruang hidup yang telah diwariskan turun-temurun.

Gerakan ini juga diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat pesisir lain bahwa kekuatan terbesar terletak pada kebersamaan, kepedulian terhadap alam, serta tekad mempertahankan ruang hidup. Pulau Kera terus berdiri bukan karena menunggu bantuan, tetapi karena warganya sendiri tidak henti menanam harapan.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *