MAKASSAR – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Morowali Utara, Drs. Andi Parenrengi, melakukan pemantauan langsung pelatihan menjahit bagi kelompok pengembangan program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari desa-desa se-Kabupaten Morowali Utara.
Pelatihan ini berlangsung di Lembaga Pelatihan dan Kursus (LPK) AMY Tata Busana yang berlokasi di Jalan Tinumbu, Makassar, Senin (8/12/2025). Sejak pagi hingga sore, Kadis PMD menyaksikan proses pelatihan yang dipandu oleh Direktur LPK AMY, Hj. Andi Humaya, SE, sekaligus memberikan dukungan kepada para peserta.
Dalam kesempatan itu, Andi Parenrengi mengapresiasi kualitas pelatihan di LPK AMY.
“Wajar kalau sudah banyak orang yang pernah berlatih di sini sukses. LPK ini benar-benar menjadi tempat berlatih untuk menjadi penjahit profesional,” ujarnya.
Sebanyak 31 ibu-ibu dari berbagai kelompok usaha di Morowali Utara mengikuti pelatihan menjahit melalui program BKK. Setelah pelatihan ini, pemerintah daerah berharap keterampilan para peserta meningkat sehingga usaha kelompok mereka dapat berkembang dan lebih produktif.
Sebelum memantau pelatihan menjahit, Kadis PMD Morut juga meninjau pelatihan peningkatan kapasitas SDM tenaga pendamping BKK yang dilaksanakan di Hotel M-Regency Makassar. Para pendamping mengikuti pelatihan selama beberapa hari untuk memperkuat kompetensi, profesionalisme, serta pemahaman teknis dalam mendampingi pelaksanaan program BKK di lapangan.
Pemantauan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Morowali Utara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat pemberdayaan masyarakat desa melalui program BKK yang berkelanjutan.
Kadis PMD Morut Pantau Pelatihan Menjahit Program BKK di Makassar






