KPU Morowali Utara Gelar Forum Konsultasi Publik Penyusunan Standar Pelayanan Pemutakhiran Data Pemilih

oplus_2

Kolonodale – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Morowali Utara menggelar Forum Konsultasi Publik dalam rangka penyusunan Standar Pelayanan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Kegiatan yang berlangsung di Kolonodale ini dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, Bawaslu, kepolisian, kejaksaan, Kesbangpol, perwakilan partai politik, organisasi masyarakat, serta insan media. Selasa, 11 November 2025

Ketua KPU Morowali Utara Rudi Hartono dalam sambutannya mengatakan, forum ini menjadi wadah partisipatif bagi seluruh pihak untuk memberikan saran dan masukan terhadap pelayanan pemutakhiran data pemilih yang dilaksanakan oleh KPU.

“Kami sangat mengharapkan partisipasi dan masukan dari seluruh peserta, baik secara langsung maupun melalui aplikasi layanan yang disiapkan oleh KPU. Semua tanggapan yang disampaikan hari ini akan menjadi bahan evaluasi dan dituangkan dalam berita acara bersama,” ujar Rudi.

Rudi Hartono menjelaskan bahwa KPU terus berupaya meningkatkan kualitas data pemilih dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan hingga ke tingkat desa. Kolaborasi lintas sektor dinilainya penting untuk memastikan data pemilih tetap akurat, termasuk pembaruan terhadap pemilih baru berusia 17 tahun serta penghapusan data pemilih yang telah meninggal dunia.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, Dukcapil, dan perusahaan-perusahaan untuk memperbarui data kependudukan masyarakat, termasuk pekerja yang sudah pindah atau tidak lagi berdomisili di wilayah Morowali Utara,” jelasnya.

Ia menambahkan, KPU membuka layanan masyarakat setiap hari kerja (Senin–Jumat). Masyarakat dapat menyampaikan permohonan perbaikan data, melaporkan jika belum terdaftar, atau memperbarui status kependudukan. Seluruh layanan tersebut diberikan tanpa dipungut biaya.

Selain layanan langsung di kantor, KPU Morowali Utara juga menyediakan akses informasi dan layanan daring melalui situs resmi serta Portal PPID KPU, melalui washapp , Facebook dan Instagram, sehingga masyarakat dapat mengajukan permohonan data dan informasi tanpa harus datang langsung ke kantor. Kami juga melayani jika ada masyarakat yang datang.

Sementara itu, Sekretaris KPU Andi Mohammad Ahkram menuturkan bahwa tema kegiatan tahun ini difokuskan pada peningkatan mutu pelayanan dalam pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan bahwa standar pelayanan yang kami susun dapat menjamin kemudahan, keterbukaan, dan keamanan data pribadi masyarakat,” ujarnya.

Dalam sesi diskusi, sejumlah peserta memberikan masukan penting, di antaranya dari perwakilan Bawaslu, Kesbangpol, Kepolisian, dan media massa, yang menekankan pentingnya sosialisasi aktif hingga ke tingkat desa dan sekolah.

Perwakilan Bawaslu menyarankan agar kegiatan sosialisasi PDPB terus digencarkan agar masyarakat memahami pentingnya partisipasi dalam proses pemutakhiran data pemilih. Sedangkan perwakilan Kesbangpol mendorong agar KPU memperkuat kolaborasi lintas instansi dan meningkatkan publikasi melalui media cetak maupun daring agar masyarakat luas lebih mengetahui layanan ini.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara hasil forum konsultasi publik sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik di lingkungan KPU Morowali Utara.

Turut hadir dalam forum tersebut Ketua KPU Morowali Utara Rudi Hartono, Sekretaris Andi Mohammad Ahkram, serta anggota KPU yakni Niklus Motifer Pe’a, Miftahul Haerina, Hartati, dan Sudarto Ruslan.
Dari pihak pengawas pemilu hadir Ketua Bawaslu Morowali Utara Jhon Lakawa bersama anggota Jasman Lamole.
Selain itu, hadir pula sejumlah undangan dari instansi terkait, di antaranya perwakilan Kejaksaan Negeri Morowali Utara Ilham Y dan Rajab dari bidang intelijen, perwakilan Kesbangpol Jefri Taphe, staf khusus Bupati Yos Kaupe, serta perwakilan Dinas Dukcapil Bahtiar Donda.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *