Febriyanthi Hongkiriwang Ajak GAMKI Morut Nyalakan Kembali Api Pelayanan dan Perdamaian

TINOMPO, Anggota DPD RI daerah pemilihan Sulawesi Tengah, Febriyanthi Hongkiriwang, mengajak Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Morowali Utara untuk kembali menyalakan semangat pelayanan, memperkuat kemandirian organisasi, serta menjadi agen perdamaian di tengah keberagaman masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Febriyanthi saat membuka secara resmi Konferensi Cabang (Konfercab) II GAMKI Kabupaten Morowali Utara, Sabtu (24/10/2026), di Tinompo.

Dalam sambutannya, Febriyanthi menegaskan bahwa GAMKI harus hadir sebagai organisasi yang mandiri, melahirkan generasi muda yang cerdas dan berhikmat, serta mampu membawa dampak positif bagi masyarakat.

“Kehadiran GAMKI harus bisa mandiri, harus jadi agen perdamaian, harus pintar dan berhikmat. Kita harus belajar dari pengajaran yang paling utama, yaitu kasih. Perbedaan yang ada adalah anugerah,” kata Febriyanthi.

Ia mengibaratkan keberagaman sebagai sebuah paduan suara yang terdiri atas berbagai jenis suara. Meskipun memiliki karakter berbeda, setiap suara dapat berpadu untuk menghasilkan harmoni yang indah.

Menurutnya, nilai kasih dan penghargaan terhadap perbedaan harus menjadi landasan bagi kader GAMKI dalam membangun persaudaraan, menjaga kerukunan, serta berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Febriyanthi juga mendorong GAMKI agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui inovasi dan kolaborasi. Sinergi program dengan pemerintah daerah maupun para wakil rakyat dinilai penting agar organisasi dapat menghadirkan kegiatan yang relevan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Bukan sekadar berapa, tapi apa yang bisa dibuat,” ujarnya, menekankan pentingnya kualitas kontribusi dan hasil nyata dari setiap program organisasi.

Sementara itu, Ketua DPD GAMKI Sulawesi Tengah, Haniel Alfred, berharap Konfercab II GAMKI Morowali Utara mampu menjawab berbagai kebutuhan dan pergumulan yang dihadapi masyarakat di daerah tersebut.

Ia menjelaskan, panitia pelaksana telah mengundang dan melibatkan berbagai denominasi pemuda gereja di Morowali Utara. Langkah tersebut diharapkan dapat menghasilkan kepengurusan yang representatif serta mampu merangkul seluruh denominasi yang ada.

“Karena itu tim kerja mengundang dan melibatkan denominasi pemuda gereja yang ada di Morowali Utara untuk menghasilkan kepengurusan yang mewarnai seluruh denominasi yang ada di Morowali Utara,” kata Haniel.

Konfercab II GAMKI Morowali Utara tidak hanya menjadi forum untuk memilih kepengurusan baru, tetapi juga menjadi momentum untuk menyusun program kerja organisasi yang akan dilaksanakan selama tiga tahun ke depan.

Melalui konferensi ini, diharapkan GAMKI Morowali Utara dapat memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan peran generasi muda Kristen, serta membangun kolaborasi lintas denominasi demi terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis dan pembangunan daerah yang lebih baik.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *