Kasat Pol PP dan Damkar Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla dan Kekeringan di Mori Atas

MOROWALI UTARA , Apel Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta kekeringan dilaksanakan di Kantor Camat Mori Atas, Kabupaten Morowali Utara, Selasa, 8 September 2026.

Apel tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan di wilayah Kecamatan Mori Atas.

Buharman Lambuli, S.Sos., selaku Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Morowali Utara, bertindak sebagai pimpinan apel. Sementara itu, Komandan Apel dijabat oleh Serma Nasrudin, anggota Koramil 1311-05 Mori Atas.

Dalam arahannya, peserta apel diimbau untuk secara aktif melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat maupun melalui media sosial. Imbauan juga dapat dilakukan melalui surat edaran dan pemasangan papan imbauan di lokasi-lokasi yang dinilai rawan.

Selain itu, koordinasi dengan satuan pemadam kebakaran juga ditekankan apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

Turut hadir dalam apel tersebut Kapten Imon A. Gorigi, Danramil 1311-05 Mori Atas; AKP Sony Rivaldo Mandias, S.H., M.AP., Kapolsek Mori Atas; Jhon Alfret Lawento, S.Pd., M.PWK, Sekretaris Kecamatan Mori Atas; serta KJF dan Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Mori Atas.

Peserta apel terdiri atas Kepala Desa dan perangkat desa se-Kecamatan Mori Atas, Linmas se-Kecamatan Mori Atas, anggota Polsek dan Koramil 1311-05 Mori Atas, Relawan Kebakaran Kecamatan Mori Atas, perwakilan Damkar Kabupaten Morowali Utara, Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Mori Atas, serta perwakilan PT Timor Jaya Indomakmur, PT SPN, dan PLTM PT Buminata Energi Perkasa.

Setelah apel bersama, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pencegahan dan penanganan kebakaran oleh Satuan Pemadam Kebakaran Kabupaten Morowali Utara.

Melalui kegiatan tersebut, seluruh pihak diajak untuk terus menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Mori Atas. Upaya pencegahan diharapkan dapat meminimalkan potensi kerugian ekonomi maupun dampak terhadap kesehatan masyarakat.

Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana demi mendukung pembangunan Morowali Utara yang Sehat, Cerdas, dan Sejahtera.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *