MOROWALI UTARA ,Pemerintah Daerah (Pemda) Morowali Utara, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Morowali Utara bersama PT Hoffmen International membagikan 8.000 masker kepada masyarakat di Kolonodale dan Beteleme, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini turut melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Dinas Kesehatan Morowali Utara sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekaligus rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Morowali Utara.
Perwakilan Damkar Morowali Utara, Pardy selaku Komandan Kompi (Danki), mengatakan keterlibatan Damkar dalam kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap upaya perlindungan masyarakat di tengah kondisi asap karhutla.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap pembagian masker dapat membantu masyarakat melindungi diri saat beraktivitas di tengah paparan asap. Kami juga mengimbau warga untuk tetap berhati-hati dan mengurangi aktivitas di luar ruangan jika kondisi asap semakin pekat,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Morowali Utara, Arif Paskal, menekankan pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang terdampak asap karhutla. Ia mengimbau masyarakat menggunakan masker saat berada di luar ruangan dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gangguan pernapasan.
“Pembagian masker ini menjadi salah satu langkah untuk membantu melindungi masyarakat dari paparan asap. Kami mengingatkan warga agar tetap memperhatikan kondisi kesehatan, terutama jika mengalami batuk, sesak napas, atau iritasi akibat asap,” ungkapnya.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Morowali Utara, Arief Ibrahim, mengatakan keterlibatan dunia usaha dalam membantu masyarakat menghadapi dampak karhutla merupakan bentuk kepedulian yang sudah seharusnya dilakukan bersama.
“Sudah seharusnya perusahaan ikut membantu masyarakat, terlebih ketika warga sedang menghadapi kondisi yang berdampak pada kesehatan seperti asap karhutla. Kalau semakin banyak perusahaan yang terlibat, tentu akan semakin baik karena manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujar Arief.
Menurutnya, mengajak dunia usaha untuk terlibat dalam kegiatan sosial dan mendukung kebutuhan masyarakat juga menjadi bagian dari peran Kadin dalam membangun kolaborasi antara pelaku usaha dan pemerintah daerah.
“Ini juga menjadi bagian dari tugas Kadin untuk mendorong dan mengajak perusahaan-perusahaan agar bersama-sama mengambil peran. Harapannya, kepedulian seperti ini tidak berhenti pada satu kegiatan saja, tetapi bisa menggerakkan lebih banyak perusahaan untuk berkontribusi bagi masyarakat Morowali Utara,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Arief hadir bersama Usman Ukas dan Nur Islam Hidayat, Dewan Pertimbangan Kadin Morowali Utara yang juga merupakan anggota DPRD Morowali Utara.
Sementara itu, perwakilan PT Hoffmen International, Lutfi Dani Widianto selaku CSR Officer, menyampaikan bahwa keterlibatan perusahaan merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat menghadapi dampak asap karhutla sekaligus mendukung upaya bersama dalam menjaga lingkungan dan kesehatan warga,” ujarnya.
Pembagian 8.000 masker di Kolonodale dan Beteleme ini diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi paparan asap karhutla. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, Kadin, perusahaan, dan berbagai pihak dalam mendukung kesehatan serta kesejahteraan masyarakat Morowali Utara.(*)





