HUT ke-112 Desa Era, Lestarikan Adat dan Budaya Pamona Poso Lewat Lomba Tradisional

MOROWALI UTARA ,Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Desa Era, Kecamatan Mori Utara, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, berlangsung meriah dengan berbagai perlombaan seni dan budaya. Kegiatan ini menjadi momentum untuk melestarikan adat istiadat Pamona Poso sekaligus memperkenalkan warisan budaya lokal kepada generasi muda.

Mengusung semangat Tabea Tabea N’Jaa Bambari, perayaan hari jadi desa yang dihuni masyarakat dari tiga dusun tersebut diisi dengan lomba seni tradisional, duet lagu bebas, serta lomba dero kreasi.

Rangkaian kegiatan mulai digelar pada Selasa (27/10/2026) di Gedung Balai Desa Era dan mencapai puncaknya pada Rabu (28/10/2026).

Selain perlombaan hiburan, Pemerintah Desa Era bersama Lembaga Adat dan seluruh masyarakat juga menyelenggarakan sejumlah kegiatan budaya, di antaranya lomba Montonge Mamango dan Pabusu Laka Oli Ada Mporongo.

Kegiatan tersebut bertujuan menjaga keberlangsungan tradisi yang telah tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Desa Era, sekaligus memperkuat kecintaan generasi penerus terhadap nilai-nilai adat.

Kepala Desa Era, Ferdinan Moenggo, S.Th., M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan seni dan budaya ini merupakan upaya nyata untuk melestarikan adat istiadat Pamona Poso yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk melestarikan adat istiadat Pamona Poso yang selama ini telah berkembang di Desa Era, sehingga semua generasi penerus, putra-putri Desa Era, bisa mengenal adat dan terlebih lagi dapat melestarikan serta menjunjung tinggi adat istiadat,” ujar Ferdinan.

Menurutnya, pelestarian budaya perlu dilakukan secara berkelanjutan agar generasi muda tidak hanya mengenal tradisi leluhur, tetapi juga memahami makna dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Desa Era sendiri pernah dikenal sebagai salah satu desa penghasil kopi di wilayah tersebut, dengan sebutan “Kopi Era” yang menjadi bagian dari identitas dan sejarah desa.

Melalui peringatan HUT ke-112 ini, Pemerintah Desa Era berharap kebersamaan masyarakat semakin kuat, budaya lokal tetap terjaga, dan warisan leluhur dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Peringatan hari jadi ini bukan sekadar perayaan bertambahnya usia desa, melainkan juga bentuk penghormatan terhadap sejarah, adat istiadat, serta identitas masyarakat Desa Era yang harus terus dipelihara di tengah perkembangan zaman.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *