Dinkes Morut Dorong Sinergi OPD dan TP-PKK untuk Optimalkan Pelayanan Posyandu

MOROWALI UTARA, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Morowali Utara melalui Bidang Kesehatan Masyarakat, Program Promosi Kesehatan, menggelar Pertemuan Advokasi, Koordinasi, dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu di Guest House Pondok Thekozy, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Morowali Utara, Arif Paskal Pokonda, S.ST., M.Kes., serta diikuti perwakilan Dinas Kesehatan, Tim Penggerak PKK, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara.

Dalam sambutannya, Arif Paskal Pokonda menekankan pentingnya memperkuat komitmen kebijakan dan penganggaran, menyamakan persepsi lintas sektor, serta meningkatkan kapasitas Tim Pembina Posyandu dalam menjalankan fungsi pembinaan.

Menurutnya, ketiga aspek tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan para kader Posyandu mendapatkan pendampingan yang optimal sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Ia juga menegaskan pentingnya pemahaman terhadap enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang menjadi cakupan pelayanan Posyandu. Pemahaman tersebut diperlukan oleh kader Posyandu dan kader kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan menyeluruh.

Upaya ini diharapkan turut mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan dan penanganan stunting serta masalah gizi buruk.

Pertemuan tersebut menghadirkan tiga materi utama dari lintas perangkat daerah. Kepala Dinas Kesehatan menyampaikan materi mengenai kebijakan, rencana indikator, serta strategi promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

Selanjutnya, Tim Penggerak PKK Kabupaten Morowali Utara memaparkan transformasi tata kelola gerakan PKK dan Posyandu. Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa membawakan materi mengenai penyelenggaraan Posyandu era baru sesuai ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri).

Melalui kegiatan advokasi, koordinasi, dan bimbingan teknis ini, diharapkan sinergi lintas sektor semakin kuat dalam mendukung pembinaan Posyandu, meningkatkan kapasitas kader, serta mengoptimalkan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat Kabupaten Morowali Utara.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, TP-PKK, perangkat daerah, dan para kader menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan Posyandu yang lebih berkualitas, terintegrasi, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *