Mewakili Bupati Morut Krispen Hebret Masu, Lepas Kontingen PKBGT Menuju PRAWIRA 2026 di Toraja Utara

MOROWALI UTARA, Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Utara secara resmi melepas 75 anggota kontingen Persekutuan Kaum Bapak Gereja Toraja (PKBGT) Klasis Morowali–Morowali Utara untuk mengikuti Pekan Raya, Pesparawi, dan Rapat Kerja (PRAWIRA) PKBGT di Kabupaten Toraja Utara.

Prosesi pelepasan berlangsung pada Minggu (25/10/2026), bertempat di Gereja Toraja Jemaat Tongonian Tamatiku, Desa Tompira. Pelepasan dilakukan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Krispen Hebret Masu, S.STP., M.Si., yang hadir mewakili Bupati Morowali Utara.

Kontingen tersebut dijadwalkan mengikuti rangkaian kegiatan PRAWIRA yang akan dimulai pada 28 Oktober 2026 di Kabupaten Toraja Utara.

Dalam sambutannya, Krispen menyampaikan apresiasi atas keberadaan dan kiprah PKBGT Klasis Morowali–Morowali Utara dalam menjalankan pelayanan gerejawi. Meski baru berdiri secara mandiri sekitar delapan bulan, klasis ini dinilai telah menunjukkan semangat dan komitmen dalam mengembangkan pelayanan serta mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.

Ia berharap seluruh anggota kontingen dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, sukacita, dan rasa tanggung jawab.

Menurutnya, keikutsertaan dalam PRAWIRA bukan sekadar partisipasi dalam kegiatan gerejawi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat persaudaraan, mengembangkan potensi, serta memperkuat semangat kebersamaan di antara warga Gereja Toraja.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Badan Pekerja Klasis dan Ketua PKBGT menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Utara atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada warga Gereja Toraja di daerah tersebut.

“Kami merasa sangat bersyukur atas kehadiran Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Utara. Ini menjadi motivasi tersendiri bagi kami karena Pemda Morut memberikan perhatian besar kepada umat Gereja Toraja yang ada di daerah ini,” ungkap Ketua PKBGT, yang disambut tepuk tangan para anggota kontingen.

Lebih lanjut, Krispen mengajak pimpinan dan seluruh warga Gereja Toraja untuk terus mendoakan Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Utara agar dapat menjalankan amanah dengan baik, khususnya dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta pemberdayaan masyarakat.

Pelepasan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kehidupan keagamaan sekaligus dukungan bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan pelayanan dan persekutuan gerejawi.

Melalui keikutsertaan dalam PRAWIRA, kontingen PKBGT Klasis Morowali–Morowali Utara diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, menjalin persaudaraan dengan peserta dari berbagai wilayah, serta membawa semangat kebersamaan selama berada di Kabupaten Toraja Utara.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *