MOROWALI UTARA , Pengurus inti Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Morowali Utara (Morut) hasil Musyawarah Kabupaten (Muskab) KONI 2026 menggelar rapat pengurus di ruang kerja Bupati Morut, Selasa (29/9/2026) siang.
Rapat dipimpin langsung Ketua Umum KONI Morut yang juga Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS. Hadir dalam rapat tersebut Dewan Pembina KONI Morut yang juga Sekda Morut Musda Guntur, Ketua Harian KONI Morut Gerzom Tandi, Sekretaris KONI Morut Moh. Ridho, serta para wakil ketua dan ketua-ketua bidang.
Rapat membahas dua agenda utama, yakni persiapan kontingen Morut menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah 2026 di Bungku, Kabupaten Morowali, pada 7–16 Desember 2026, serta persiapan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) KONI Morut yang dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus KONI Morut periode 2026–2031.
Pelantikan dan Rakerda tersebut direncanakan digelar menjelang peringatan HUT ke-13 Kabupaten Morowali Utara pada 23 Oktober 2026.
Terkait keikutsertaan Morut pada Porprov Sulteng 2026, Bupati Delis menegaskan bahwa ajang tersebut harus menjadi momentum untuk mengejar prestasi, bukan sekadar berpartisipasi.
“Saya berharap kontingen tidak perlu terlalu gemuk. Atlet-atlet yang dikirim benar-benar diyakini mencetak prestasi. Karena itu, pemusatan latihan (training center) harus dilakukan dengan maksimal,” ujar Delis.
Ia meminta jajaran KONI mengatur kontribusi masing-masing cabang olahraga secara optimal dan melakukan persiapan maksimal di tengah program efisiensi anggaran.
Menurutnya, motivasi atlet juga perlu diperhatikan, sementara seluruh persiapan teknis harus ditangani secara teliti agar target prestasi yang telah ditetapkan dapat dicapai.
Sementara itu, Dewan Pembina KONI Morut, Musda Guntur, melaporkan bahwa Rakerda perdana Pengurus KONI Morut periode 2026–2031 akan diselenggarakan menjelang peringatan HUT ke-13 Kabupaten Morowali Utara.
Rakerda tersebut direncanakan dipimpin Ketua Umum KONI Provinsi Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, S.IP.
Dari sisi pembiayaan, Musda Guntur menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Morowali Utara mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,2 miliar untuk mendukung kontingen Morut mengikuti Porprov Sulteng 2026. Anggaran tersebut belum termasuk dukungan sponsorship.
Sementara itu, Sekretaris KONI Morut, Moh. Ridho, melaporkan sebanyak 19 cabang olahraga dengan 250 atlet dipersiapkan untuk berlaga pada Porprov Sulteng 2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 118 atlet dari 14 cabang olahraga saat ini telah menjalani pemusatan latihan atau training center (TC).
Ridho yang juga menjabat Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Morut mengatakan, KONI Morut telah menetapkan target minimal 10 medali emas pada Porprov 2026.
“Saat ini kita sudah mengunci target meraih 10 medali emas. Itu target minimal, masih bisa bertambah sampai 15 medali emas,” ujarnya.
Dengan target minimal 10 medali emas tersebut, Morut diproyeksikan dapat bersaing untuk menempati posisi lima atau enam dari 13 daerah yang akan berlaga pada Porprov Sulteng 2026.
Adapun cabang olahraga yang menjadi andalan Morut untuk mendulang medali emas di antaranya atletik dan dayung.
KONI Morut kini terus mematangkan persiapan atlet, baik melalui pemusatan latihan maupun pembenahan teknis masing-masing cabang olahraga, guna menghadapi Porprov Sulteng 2026 di Kabupaten Morowali.(*)





