Bupati Morut: Kesehatan, Pendidikan dan Perlindungan Sosial Jadi Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal

MOROWALI UTARA ,Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS., menegaskan pemerintah daerah tetap memprioritaskan program-program yang berkaitan langsung dengan kepentingan dan hajat hidup masyarakat di tengah kondisi fiskal daerah saat ini.

Delis mengatakan, akses dan pelayanan kesehatan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah, termasuk keberlanjutan kepesertaan BPJS Kesehatan melalui program Morut Sehat.

“Berkaitan dengan hal-hal yang menyangkut kepentingan masyarakat banyak, pertama adalah akses dan pelayanan kesehatan. Karena itu, BPJS Kesehatan atau program Morut Sehat menjadi prioritas utama,” katanya.

Prioritas berikutnya adalah sektor pendidikan. Pemerintah daerah, kata Delis, akan memastikan anggaran pendidikan tetap tersedia, termasuk penyaluran beasiswa bagi masyarakat.

“Yang kedua adalah sektor pendidikan. Kita ingin memastikan anggaran pendidikan tetap utuh, kemudian beasiswa juga tetap tersalurkan,” ujarnya.

Selain kesehatan dan pendidikan, pemerintah daerah juga memberikan perhatian terhadap perlindungan sosial. Hal tersebut mencakup kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan serta program perlindungan masyarakat lainnya, termasuk insentif bagi para rohaniawan.

“Yang ketiga bagaimana perlindungan sosial, yaitu berkaitan dengan BPJS Ketenagakerjaan dan juga yang lainnya, kemudian insentif bagi para rohaniawan. Hal-hal yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak ini menjadi prioritas,” jelasnya.

Delis menegaskan, sejumlah program lainnya bukan berarti tidak menjadi prioritas. Namun, dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah, sebagian program harus ditunda sementara agar kebutuhan dasar masyarakat tetap dapat dipenuhi.

“Hal yang lain bukan tidak prioritas, tetapi untuk sementara kita tunda. Karena kita harus membiayai hal-hal yang berkaitan dengan masyarakat langsung, yang menyangkut hajat hidup orang banyak,” katanya.

Dorong Investasi dan UMKM

Di sisi lain, pemerintah daerah terus berupaya menjaga keberlangsungan perekonomian Morowali Utara dengan mendorong masuknya investasi baru.

Menurut Delis, sejumlah investasi saat ini mengalami persoalan yang berdampak terhadap aktivitas dan sektor produksi di daerah.

“Strategi pemerintah yang pertama, tentunya saya hari ini terus bergerilya untuk menghadirkan investasi masuk ke Morowali Utara. Karena beberapa investasi mengalami persoalan, sehingga ada beberapa sektor produksi yang akhirnya harus berhenti,” ungkapnya.

Pemerintah daerah juga berkomitmen memberikan kemudahan dalam proses perizinan sebagai bagian dari upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif.

“Kita memberikan kemudahan dalam rangka perizinan, kemudahan berinvestasi di Kabupaten Morowali Utara,” ujarnya.

Selain investasi, pemerintah juga mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu bertahan dan terus berkembang di tengah tekanan ekonomi.

“Yang ketiga tentunya bagaimana kita mendorong UMKM yang ada ini tetap bisa survive, bahkan kalau bisa terus berkembang di tengah kondisi ekonomi yang ada ini. Walaupun ini juga tidak terlepas dari pengaruh sektor investasi dan industri yang lesu, yang akhirnya berdampak pada UMKM di Kabupaten Morowali Utara,” pungkasnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *